Suara-suara meng-angkasa
membawa gumpalan asa umat yang memendam kecewa lamat-lamat mendayu doa
dari sudut-sudut nusantara
bendera kebesaran Tuhan kan berkibar
namun tertahan kekuasaan
…….. menunggu waktu !
Bila penguasa-penguasa itu telah tumbang
dari kursi kesombongan,
Saatnya angkasa menampakkan syari’ah ar-Rahman
Jika lagu-lagu syetan t’lah memuakkan
Maka berganti senandung-senandung Quran
Kan melukis masa dalam kehidupan
Doa-doa hamba bertebaran
di serambi-serambi hati
Dan bendera kebesaran Tuhan
memadati jagad khatulistiwa
Saat itu,
syari’at yang pernah kau tancapkan
di atas kegersangan hati
kan ku bawa ke penjuru negeri
sunnah yang dulu kau hidangkan
kan ku tawarkan pada rakyat yang kelaparan
tentang Tuhan, tentang Rasul utusan, tentang Islam
Maka,
engkau adalah pemenang
dalam menegakkan syariah Tuhan
sebagai penebar benih sunnah
sebagai nahkoda jiwa-jiwa hampa
di atas kebenaran agama
Saat itu,
panji sunnah kau genggam
dan, aku…
setia di belakangmu !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar: